AwalArtikelAplikasi seluler menggunakan AI dan analitik data untuk memfasilitasi e-commerce

Aplikasi seluler menggunakan AI dan analitik data untuk memfasilitasi e-commerce

E-commerce telah berkembang pesat di Brasil, didorong oleh pertumbuhan penggunaan aplikasi seluler sebagai sarana konsumsi utama. Menurut Laporan Ekspektasi Konsumen 2024 dari Appdome, 84,5% warga Brasil melakukan pembelian melalui aplikasi, melampaui rata-rata global sebesar 53%. Adopsi ini mencerminkan kepraktisan dan efisiensi platform tersebut. Peningkatan penggunaan aplikasi bukan hanya perubahan perilaku konsumen, tetapi juga peluang bagi perusahaan untuk menonjol di pasar yang semakin kompetitif. Dalam skenario ini, Kecerdasan Buatan (AI) dan analisis data muncul sebagai alat yang sangat diperlukan untuk menciptakan pengalaman yang dipersonalisasi, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperkuat hubungan dengan pelanggan.

Evolusi E-Commerce melalui Aplikasi

Dalam beberapa tahun terakhir, aplikasi telah memantapkan diri sebagai salah satu saluran penjualan online utama. Selain menyederhanakan perjalanan pembelian, aplikasi juga menyediakan interaksi yang lebih langsung dan personal antara merek dan pembeli. Namun, tidak semua perusahaan dapat memanfaatkan potensi alat-alat ini. Banyak peritel masih meluncurkan versi yang hanya berfungsi sebagai katalog digital, tanpa fungsionalitas yang mendorong akses berkelanjutan. Untuk menonjol, sebuah aplikasi perlu menawarkan lebih dari sekadar dasar. Peritel besar telah berinvestasi dalam integrasi yang meningkatkan nilai yang dirasakan oleh konsumen, seperti layanan keuangan bawaan. Fitur-fitur ini termasuk konsultasi faktur, pembayaran tagihan, program poin, dan dukungan terintegrasi, menciptakan banyak titik kontak dengan pelanggan dan mendorong penggunaan berulang.

Personalisasi dan pemasaran digital

Personalisasi pengalaman pengguna adalah salah satu pembeda utama yang ditawarkan oleh aplikasi. Melalui AI dan analisis data, dimungkinkan untuk memetakan perilaku pengguna. pengguna dan membuat kampanye yang disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi mereka. Aplikasi yang paling sukses menggunakan catatan seperti riwayat pembelian, lokasi, dan waktu penggunaan untuk menawarkan rekomendasi yang akurat dan konten yang relevan. Selain itu, notifikasi dorongan yang dipersonalisasi membuat pembeli tetap terlibat dengan penawaran spesifik dan pembaruan produk yang diminati. Strategi ini tidak hanya meningkatkan waktu penggunaan rata-rata, tetapi juga menaikkan nilai rata-rata transaksi yang dilakukan.

O marketing contextual é outra tendência impulsionada por apps móveis. Ao utilizar informações como a localização atual do usuário e seus padrões de consumo, as marcas podem oferecer promoções georreferenciadas e direcionadas, aumentando as chances de conversão. Porém, é fundamental que essa abordagem respeite a privacidade dos compradores, seguindo as regulamentações da Lei Geral de Proteção de Dados Pessoais (LGPD) no Brasil.

Usabilitas adalah faktor penentu lainnya. Antarmuka yang intuitif, pemuatan cepat, dan proses yang disederhanakan Pembayaran dianggap oleh pengguna. Selain itu, fungsi-fungsi seperti sinkronisasi informasi antar perangkat dan penyimpanan informasi pembayaran yang aman membuat pengalaman menjadi lebih lancar dan nyaman. Aplikasi yang memfasilitasi pengembalian produk dan menawarkan dukungan terintegrasi juga menonjol di pasar.

Strategi omnichannel

Aplikasi-aplikasi memainkan peran sentral dalam konsolidasi strategi-strategi. omnichannel. Kemampuan ini memungkinkan pembeli untuk memulai pembelian dari satu perangkat dan menyelesaikannya di perangkat lain, serta mengintegrasikan program loyalitas yang menghubungkan pengalaman fisik dan digital. Integrasi ini memastikan transisi yang mulus antara berbagai titik kontak, memperkuat hubungan konsumen dengan merek. Mereka juga menyediakan catatan berharga tentang perilaku pengguna, seperti pola penjelajahan, momen-momen keterlibatan terbesar, dan poin-poin gesekan dalam perjalanan pembelian. Informasi tersebut sangat diperlukan untuk terus mengoptimalkan pengalaman pelanggan dan menyesuaikan strategi pemasaran.

**Tren untuk masa depan: AI dan keterlibatan sosial**

Chatbot dan asisten virtual semakin canggih, menawarkan respons yang alami dan kontekstual, serta pembelajaran berkelanjutan berdasarkan interaksi. Sementara itu, keterlibatan sosial melalui ulasan, forum, dan konten yang dibuat pengguna, menciptakan komunitas di sekitar merek, memperkuat loyalitas konsumen. Aplikasi seluler memiliki potensi untuk mengubah cara perusahaan terhubung dengan pelanggan mereka, tetapi keberhasilan bergantung pada eksekusi yang strategis dan jelas. Sangat penting untuk memprioritaskan kegunaan, keamanan, dan kesederhanaan, sementara pada saat yang sama menawarkan personalisasi dan integrasi yang efisien dengan saluran komunikasi dan penjualan lainnya.

Aplikasi dapat menjadi evolusi penting dalam cara perusahaan berinteraksi dengan konsumen, tetapi hanya jika dieksekusi dengan baik dan dengan tujuan yang jelas. Investasi pada aplikasi harus strategis dan mempertimbangkan seluruh perjalanan pengguna. Seiring semakin banyaknya konsumen yang mengadopsi **ponsel pintar** sebagai sarana utama akses Internet, aplikasi akan terus menjadi saluran yang relevan untuk penjualan dan pemasaran. Perusahaan yang dapat mengembangkan aplikasi yang benar-benar mempermudah hidup penggunanya, tanpa fitur berlebihan atau komunikasi invasif, cenderung membangun hubungan yang lebih langgeng dengan pelanggan mereka.

Guilherme Martins
Guilherme Martinshttps://abcomm.org/
Guilherme Martins adalah Direktur Urusan Hukum ABComm.
BERITA TERKAIT

Terbaru

PALING POPULER

[persetujuan_cookie_elfsight id="1"]