Bagi banyak orang, ponsel telah menjadi saluran belanja utama. Konsumen menggunakannya untuk menjelajahi, membandingkan produk, menerima penawaran yang dipersonalisasi, dan menyelesaikan pesanan hanya dalam beberapa ketukan. Tren ini memiliki nama: perdagangan seluler (mobile commerce), dan diperkirakan akan mewakili lebih dari 60% dari seluruh perdagangan elektronik (e-commerce) dalam beberapa tahun mendatang.
Keberhasilan saluran ini berasal dari kepraktisannya. Aplikasi dan situs web yang dioptimalkan untuk perangkat seluler menawarkan navigasi yang cepat, tombol yang intuitif, dan fitur yang memudahkan hidup, seperti menyimpan produk favorit, melacak pesanan, mengumpulkan cashback, dan menerima promosi eksklusif. Ini adalah perjalanan yang dirancang agar cepat dan menyenangkan, dan itulah yang membuat perbedaan besar dalam konversi. Banyak konsumen akhirnya melakukan pembelian impulsif setelah menerima pemberitahuan yang dipersonalisasi atau iklan yang ditargetkan.
Selain meningkatkan penjualan, perdagangan seluler membantu merek untuk lebih mengenal pelanggan mereka. Setiap klik, setiap pencarian, dan setiap pembelian menjadi data berharga untuk memahami kebiasaan dan preferensi. Hal ini memungkinkan pembuatan kampanye yang lebih tepat sasaran, hubungan pelanggan yang lebih lama, dan bahkan pengurangan biaya operasional.
Beberapa perusahaan menunjukkan bahwa investasi di saluran ini membuahkan hasil. Aplikasi yang menggabungkan pengalaman personal, program loyalitas, gamifikasi, dan realitas tertambah telah mencatat peningkatan penjualan yang signifikan. Dalam beberapa kasus, aplikasi tersebut sudah menjadi titik kontak utama dengan pelanggan, bahkan melampaui toko fisik.
Dan masa depan menjanjikan interaksi yang lebih intens. Teknologi seperti augmented reality, live streaming dengan penjualan real-time, perintah suara, dan integrasi penuh antara toko fisik dan online akan memperkaya pengalaman. Personalisasi diharapkan akan semakin maju, dengan sistem yang mampu menyesuaikan penawaran dan rekomendasi tepat pada saat pelanggan sedang berbelanja.
Pesan yang disampaikan jelas: siapa pun yang ingin menonjol dalam ritel digital perlu mempertimbangkan ponsel sebagai bagian sentral dari strategi mereka. Konsumen sudah ada di sana, dan mengharapkan pengalaman yang cepat, personal, dan lancar.
* Thiago Falanga, Direktur Eksekutif Corebiz, sebuah perusahaan WPP dan pemimpin dalam implementasi bisnis digital di Eropa dan Amerika Latin. Dengan kantor di Brasil, Meksiko, Chili, Argentina, dan Spanyol, perusahaan ini telah melaksanakan proyek di lebih dari 43 negara untuk merek-merek besar, menawarkan layanan dalam implementasi dan pertumbuhan e-commerce, SEO, media, CRM, dan CRO. – Email: corebiz@nbpress.com.br .

