AwalBeritaKiat3 langkah keamanan untuk mengurangi ancaman siber --- Here's the translation with the context and tone preserved: 1. **"medidas de segurança"** is translated to **"langkah keamanan"**, which maintains the focus on security actions. 2. **"reduzir ameaças cibernéticas"** is translated to **"mengurangi ancaman siber"**, ensuring the context of mitigating cyber threats is clear. The translation keeps the original formatting and conveys the same message naturally in Indonesian.

3 langkah keamanan untuk mengurangi ancaman siber --- Here's the translation with the context and tone preserved: 1. **"medidas de segurança"** is translated to **"langkah keamanan"**, which maintains the focus on security actions. 2. **"reduzir ameaças cibernéticas"** is translated to **"mengurangi ancaman siber"**, ensuring the context of mitigating cyber threats is clear. The translation keeps the original formatting and conveys the same message naturally in Indonesian.

Perusahaan-perusahaan Brasil tetap terpapar risiko serangan peretas, dengan peningkatan dalam kejadian tersebut. Menurut Laporan Intelijen Ancaman dari Check Point Software, pada kuartal kedua tahun ini, negara tersebut mencatat peningkatan sebesar 67% dalam serangan siber, berjumlah 2.754 kasus per minggu, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Persentase kenaikan adalah 7%, dibandingkan dengan kuartal kedua tahun 2023, ketika jumlah serangan mingguan terhadap perusahaan-perusahaan Brasil adalah 1.645.

Dalam kurun enam bulan terakhir (antara Februari dan Juli tahun ini), sebuah organisasi di Brasil diserang rata-rata 2.615 kali per minggu, dibandingkan dengan 1.587 serangan terhadap perusahaan di seluruh dunia.

“Serangan peretas, dikaitkan dengan penyebab lain, seperti masalah perangkat lunak dan perangkat keras, bug yang mungkin muncul, di antara kasus lain, dapat bertanggung jawab atas kerusakan seperti kehilangan total atau sebagian data dan aplikasi, yang dapat secara serius membahayakan sistem dan kelanjutan bisnis,” ungkap Thiago Tanaka, direktur Keamanan Siber TIVIT, perusahaan multinasional Brasil yang menghubungkan teknologi untuk dunia yang lebih baik.

Menurut Tanaka, alternatif terbaik untuk mengurangi kemungkinan serangan adalah melalui adopsi tindakan pencegahan. Lihat 3 tips berikut:

  1. Memiliki rencana keamanan yang terstruktur dengan baik yang didukung oleh direksi dan dewan perusahaan. Meskipun area cyber memiliki perencanaan yang kuat, mungkin tidak cukup tanpa dukungan yang diperlukan untuk menerapkannya.
  1. Belajar dan mengenal infrastruktur melalui penilaian keamanan yang baik, yang akan menunjukkan semua titik kerentanan, mengindikasikan alat dan perangkat lunak mana yang harus diimplementasikan atau diperbarui, serta perubahan proses yang mungkin untuk membuat lingkungan lebih solid.
  1. Menerapkan rencana kesadaran bagi karyawan, agar mereka tidak jatuh dalam penipuan yang dapat membahayakan jaringan perusahaan. Kampanye dan pesan dengan pendekatan seperti itu perlu diperkuat secara konstan untuk membantu mendukung gagasan tentang kewaspadaan.

"Tindakan-tindakan ini, bila diterapkan dengan baik, membantu mengurangi secara signifikan kemungkinan terjadinya masalah akibat ancaman keamanan. Namun, jika organisasi tetap mengalami situasi serangan yang tidak terduga, disarankan untuk mengaktifkan Rencana Pemulihan Bencana (Disaster Recovery), yang berbasis pada kemampuan respons untuk menyelesaikan masalah yang mempengaruhi operasi. Prosedur ini memungkinkan perusahaan untuk mengisolasi masalah, memulihkan lingkungan dan sistemnya, dan meng-upload cadangan dengan lebih cepat, sehingga dapat melanjutkan kegiatan secepat mungkin," ia menambahkan.

Bagi direktur Keamanan Siber, meskipun banyak perusahaan melakukan investasi besar dalam struktur keamanan siber, penting untuk memahami apa saja kesenjangan teknologi yang sebenarnya, selain menciptakan proses dan bergantung pada para profesional yang mampu menangani semua tahap dari situasi bencana. “Disarankan untuk menghindari pengeluaran yang tidak terstruktur dan tidak direncanakan dengan alat-alat keamanan. Triad yang terbentuk oleh teknologi, proses, dan orang-orang sangat fundamental untuk efektivitas bisnis,” simpulkan Thiago Tanaka.

Pembaruan E-Commerce
Pembaruan E-Commercehttps://www.ecommerceupdate.org
E-Commerce Update adalah perusahaan terkemuka di pasar Brasil, yang mengkhususkan diri dalam memproduksi dan menyebarluaskan konten berkualitas tinggi tentang sektor e-commerce.
BERITA TERKAIT

TINGGALKAN BALASAN

Silakan ketik komentar Anda!
Silakan ketik nama Anda di sini

Terbaru

PALING POPULER

[persetujuan_cookie_elfsight id="1"]