Jaringan adalah kunci kesuksesan dalam kewirausahaan, khususnya bagi perempuan yang menghadapi tantangan tambahan di pasar yang didominasi laki-laki. Mereka yang memprioritaskan pembangunan jaringan yang kuat memiliki peluang lebih besar untuk mencapai pasar baru, menarik investasi, dan memperluas dampaknya, berkontribusi pada ekosistem yang lebih kolaboratif dan inovatif.
Data laporan Women Entrepreneurs Finance Initiative menunjukkan bahwa pengusaha perempuan dengan jaringan yang kuat memiliki peluang 68% lebih tinggi untuk meningkatkan penjualan dan memperoleh pelanggan baru. Di Brasil, di mana perempuan sudah mewakili sekitar 34% pemilik bisnis, memperkuat koneksi sangat penting untuk mencapai level baru.
Berikut adalah terjemahan frasa "Segundo" dari bahasa Portugis ke bahasa Indonesia beserta nuansa maknanya: **Segundo** * **Kedua** (paling umum, merujuk pada urutan atau posisi) * **Detik** (merujuk pada satuan waktu) * **Menurut** (jika diikuti dengan klausa atau frasa yang menyatakan sumber informasi, misalnya "Segundo a pesquisa..." - "Menurut penelitian...") **Contoh penggunaan untuk memperjelas:** * "Ele foi o **segundo** a chegar." (Dia yang **kedua** tiba.) * "Espere um **segundo**." (Tunggu sebentar/sedetik.) * "**Segundo** ele, o projeto está pronto." (**Menurut** dia, proyek sudah siap.) Pilihan terjemahan yang paling akurat akan sangat bergantung pada konteks di mana kata tersebut digunakan. Carla Martinswakil presiden SERAC, hub solusi korporat dan referensi di bidang akuntansi, hukum, pendidikan, dan teknologi, jaringan, ketika dilaksanakan dengan baik, melampaui aspek profesional. “Ini tentang membangun koneksi genuin yang menghasilkan pembelajaran, dukungan timbal balik, dan peluang nyata. Pada tahun 2025, kuncinya adalah menyeimbangkan penggunaan alat digital dengan interaksi tatap muka untuk menciptakan jaringan yang strategis dan beragam,” jelasnya.
Carla menekankan bahwa jaringan yang efektif adalah pekerjaan yang disengaja dan berkelanjutan. “Tidak terbatas pada pertukaran kartu nama, tetapi melibatkan penciptaan hubungan autentik dan kolaboratif yang menghasilkan nilai bagi semua pihak yang terlibat,” tambahnya.
Pakar ini juga menyarankan bahwa jaringan harus direncanakan dengan fokus pada tujuan bisnis. “Tidak cukup hanya menghadiri acara; sangat penting untuk memposisikan diri sebagai seseorang yang memberikan nilai, baik dengan berbagi pengetahuan maupun menciptakan jembatan antara orang lain dalam jaringan,” tegasnya.
Salah satu poin penting, menurut Carla Martins, adalah menyelaraskan tindakan jangka pendek dan jangka panjang dalam perencanaan jaringan. “Ini adalah pembangunan berkelanjutan di mana konsistensi yang membuat perbedaan. Setiap percakapan, pertukaran email, atau interaksi digital dapat menjadi awal kemitraan transformatif untuk bisnis Anda,” simpulnya.
Simak tujuh strategi yang disarankan oleh Carla Martins untuk memperluas jaringan sepanjang tahun:
- Ikuti acara strategis: Pilih konferensi, pameran, dan lokakarya yang selaras dengan tujuan bisnis Anda. Lingkungan ini ideal untuk menjalin kontak relevan dan pembaruan pasar.
- Perluas kehadiran di media sosial: Platform seperti LinkedIn dan Instagram tidak hanya membantu penempatan merek tetapi juga dalam menciptakan koneksi global.
- Tawarkan dan cari kemitraan komplementer: Identifikasi bisnis yang dapat berkolaborasi dengan Anda, baik dalam promosi, proyek bersama, atau pertukaran layanan.
- Jadilah aktif dalam grup bisnis: Berpartisipasi dalam asosiasi dan komunitas yang ditujukan untuk bisnis yang dipimpin perempuan memberikan pertukaran pengalaman yang berharga.
- Selenggarakan acara sendiri: Promosikan pertemuan seperti meetup dan ceramah untuk memposisikan merek Anda sebagai referensi dan menarik kontak strategis.
- Hargai mendengarkan secara aktif: Menunjukkan minat genuin pada kebutuhan kontak Anda sangat penting untuk membangun hubungan yang langgeng.
- Bangun dan pertahankan hubungan: Kesuksesan jaringan, menurut Carla Martins, terletak pada pemantauan hubungan yang konstan dan bukan hanya pertemuan insidental.

