Mengelola bisnis kecil tidak pernah menjadi tugas yang sederhana. Menangani permintaan sehari-hari, mengirimkan pesanan, dan mempertahankan kepuasan pelanggan—banyak pelaku bisnis akhirnya menghadapi kesulitan yang dapat mengakibatkan kerugian signifikan, baik secara finansial maupun operasional. Namun kabar baiknya, dengan beberapa strategi sederhana dan fokus pada pengorganisasian, pertumbuhan berkelanjutan hingga tahun 2025 dapat dijamin.
Salah satu penyebab kerugian terbesar adalah kurangnya pengendalian stok. Stok berlebihan mengikat dana yang dapat diinvestasikan di area lain, sementara stok rendah mengakibatkan kehilangan penjualan. Poin mendasar lainnya adalah arus kas. Tanpa pelacakan yang ketat, keputusan finansial dapat terganggu, terutama selama periode permintaan tinggi seperti musim tertentu.
Teknologi juga menjadi sekutu penting untuk mencegah kerugian. Solusi digital yang berfokus pada logistik, misalnya, memungkinkan bisnis kecil mengoptimalkan pengiriman, mengurangi biaya, dan meningkatkan pengalaman pelanggan. Menurut Victor Maes, CEO SuperFrete, “Kini bisnis kecil dapat bersaing dengan perusahaan besar berkat teknologi. Logistik yang efisien membangun loyalitas pelanggan dan mengurangi pemborosan, yang sangat penting dalam pasar kompetitif,” tuturnya.


