Pada kuartal kedua tahun 2025, Amerika Latin mencatat periode pertumbuhan konsumsi barang massal ke-11 berturut-turut, dengan peningkatan volume sebesar 1,6%. Meskipun kinerja positif ini, hanya 41% merek komersial yang berhasil mengamankan peluang penjualan baru – tingkat terendah yang tercatat dalam lima tahun terakhir. Hal ini menurut edisi terbaru studi Consumer Insights 2025, yang diproduksi oleh Worldpanel by Numerator.
Dualitas ini mencerminkan lanskap konsumen saat ini di kawasan tersebut. Keranjang belanja Amerika Latin menjadi lebih terfragmentasi, dengan konsumen menjelajahi lebih banyak saluran (rata-rata 9,5 per tahun) dan lebih banyak merek (97 merek berbeda), tetapi dengan frekuensi pembelian yang lebih rendah – 80% kategori mengalami penurunan dalam indikator ini.
Dari segi saluran, e-commerce, toko diskon, dan pengecer grosir merupakan satu-satunya format yang mempertahankan pertumbuhan frekuensi, dengan peningkatan masing-masing sebesar 9%, 8%, dan 4%. Secara keseluruhan, ketiganya menyumbang 500 juta tambahan kesempatan pembelian dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, saluran tradisional menjadi pendorong utama penurunan, dengan penurunan sebesar 14%.
Merek-merek arus utama paling terdampak oleh perilaku konsumen baru ini, dengan penurunan frekuensi pembelian sebesar 5,6% dan penurunan jumlah unit per pelanggan sebesar 3%. Sebaliknya, premium dan merek dagang swasta mengalami peningkatan frekuensi (masing-masing 0,9% dan 1,4%) dan volume (4% dan 9%).
Studi ini menunjukkan bahwa 95% merek yang mengalami pertumbuhan volume berhasil melakukannya dengan membangun kehadiran di rumah—yang menegaskan pentingnya menjangkau pembeli baru sebagai pendorong utama pertumbuhan. Namun, kombinasi kehadiran di rumah dan frekuensi terbukti menjadi strategi yang paling efektif, karena 50% perusahaan yang tumbuh selama dua tahun berturut-turut mengadopsi strategi ini," tegas Marcela Botana, Direktur Pengembangan Pasar di Amerika Latin di Worldpanel by Numerator.
Perlu dicatat juga bahwa konsumen Amerika Latin lebih terbuka terhadap eksperimen. Lebih dari 90% kategori produk telah hadir di rumah tangga pada tahun 2025, meskipun tren pembelian berulang menurun. Pertumbuhan lebih terkonsentrasi di kategori sekali pakai (81%), tetapi juga mencapai kategori esensial (70%), menunjukkan ruang untuk ekspansi bahkan di pasar yang sudah mapan.
Laporan Consumer Insights triwulanan ini terus memantau perilaku konsumen Amerika Latin, dengan fokus pada makanan, minuman, produk pembersih, serta produk perawatan pribadi dan kecantikan. Edisi triwulan kedua tahun 2025 ini mencakup data dari sembilan pasar: Amerika Tengah (Kosta Rika, El Salvador, Guatemala, Honduras, Nikaragua, Panama, dan Republik Dominika), Argentina, Bolivia, Brasil, Chili, Kolombia, Ekuador, Meksiko, dan Peru.