AwalBerita8 Tren Kecenderungan Pemasaran Digital Utama untuk 2025

8 Tren Kecenderungan Pemasaran Digital Utama untuk 2025

Tahun 2025 menandai babak baru dalam pemasaran digital. Dengan kemajuan sumber daya teknologi dan perubahan kebiasaan konsumen, sektor ini berkembang pesat, membutuhkan cara-cara baru untuk terlibat dan berinteraksi dengan publik. Menurut John Brognoli, CEO dari Grup Duo&Co, salah satu konglomerat pemasaran digital utama di Brasil, lingkungan yang semakin kompetitif dan teknologi yang melibatkan sektor ini mengharuskan merek untuk mencari alternatif baru untuk penaklukan ruang. 

“Tahun ini pemasaran digital harus menguat sebagai salah satu pilar untuk pertumbuhan bisnis.Untuk ini, bagaimanapun, perencanaan yang lebih baik, kelincahan dan fokus pada kepentingan dan kebutuhan nyata konsumen” akan diperlukan, mengevaluasi ahli.

Dengan mengingat hal itu, pakar tersebut membuat daftar delapan tren utama yang diharapkan dapat membentuk pemasaran digital pada tahun ini dan bagaimana perusahaan dapat mempersiapkan diri untuk perubahan ini: 

1. Kecerdasan Buatan (AI) dan otomatisasi

Penerapan AI telah mendefinisikan ulang pemasaran dengan memungkinkan interaksi yang lebih akurat dan personal dengan konsumen. Dalam pandangan pakar, teknologi seperti chatbot canggih, sistem rekomendasi, dan kampanye terprogram mengoptimalkan proses secara real time, meningkatkan efisiensi dalam langkah-langkah seperti segmentasi audiens dan eksekusi strategi. Data meta menunjukkan bahwa di Brasil, 79% konsumen mendambakan pengalaman berbelanja yang dipersonalisasi, menyoroti kebutuhan untuk mengadopsi alat-alat ini untuk memenuhi harapan pasar. 

2. Pemasaran video dan konten dinamis

Tahun ini, pelatihan video tetap menjadi format yang paling menarik ketika menilai keterlibatan, terutama ketika dikombinasikan dengan teknologi seperti augmented reality (AR) dan virtual reality (VR). Joao juga menjelaskan bahwa konten langsung dan interaktif juga harus mendapatkan relevansi yang lebih besar, memungkinkan merek untuk menciptakan pengalaman yang mendalam dan emosional. 

3. Pencarian suara dan pencarian visual

Dengan kemajuan dan proliferasi asisten suara, seperti Alexa dan Google Assistant, cara pengguna berinteraksi dengan internet telah diubah dari format baru.Pakar menyatakan bahwa perusahaan juga akan perlu untuk menyesuaikan SEO mereka (Search Engine Optimization) untuk realitas baru ini pencarian, yang sekarang dibuat dari pidato dan tidak hanya dengan mengetik. Selain itu, perlu untuk menyoroti bahwa pencarian gambar juga akan bertanggung jawab untuk reformulasi, yang membutuhkan merek untuk berinvestasi dalam aspek visual dan optimasi untuk teknologi seperti Google Lens.

4. Privasi dan perlindungan data

Mengingat peningkatan peraturan tentang penggunaan informasi pelanggan, seperti LGPD di Brasil, perlindungan data dikonsolidasikan sebagai isu sentral dalam pemasaran digital. Dalam pandangan CEO Duo, lebih dari sebelumnya, merek harus lebih transparan tentang bagaimana mereka mengumpulkan, menyimpan, dan menggunakan data, yang memerlukan pendekatan etis dan bertanggung jawab. 

5. Fokus pada User Experience (UX)

Menurut Deloitte, konsumen 90% lebih memilih kampanye yang dipersonalisasi secara hiper. Jumlah tersebut memperkuat pentingnya UX sebagai strategi yang sangat diperlukan. Namun, pakar tersebut menunjukkan bahwa fokus pada pengguna lebih dari sekadar memastikan kemampuan navigasi situs web. Ini meluas ke semua interaksi yang dimiliki konsumen dengan merek, mulai dari perangkat seluler dan aplikasi hingga lingkungan augmented reality dan virtual reality. Pendekatan seperti itu perlu menyoroti apa yang diinginkan pengguna: kesederhanaan, kecepatan, dan efisiensi di setiap titik kontak. 

6. Desain responsif 

Dengan peningkatan waktu yang dihabiskan untuk perangkat dan keragaman ukuran layar, desain responsif menjadi penting pada tahun 2025. Situs web, aplikasi, email harus dapat disesuaikan dengan format apa pun, memastikan pengalaman yang konsisten dan intuitif, terlepas dari saluran yang digunakan. Pendekatan semacam itu juga mencakup antarmuka baru, seperti perangkat yang dapat dikenakan (wearables) dan layar kendaraan, memperluas konteks yang harus dipertimbangkan oleh merek.

7. Mempengaruhi Pemasaran dengan microinfluencer

Influencer dengan audiens kecil namun terlibat semakin menonjol.Untuk tahun ini, Joao Brognoli bertaruh pada pemanasan pasar ini, yang akhirnya menawarkan pendekatan yang lebih tersegmentasi dan otentik kepada perusahaan dalam cara berhubungan dengan publik. 

8. Keberlanjutan dan Tanggung Jawab Sosial

Konsumen modern tidak hanya mencari produk atau layanan, ia juga menghargai merek yang memiliki nilai-nilai yang sama. Sebuah studi oleh Koin mengungkapkan bahwa 87% orang Brasil memprioritaskan perusahaan dengan praktik berkelanjutan. Skenario seperti itu membantu untuk memahami bagaimana mengadopsi praktik yang berkelanjutan dan bertanggung jawab secara sosial akan memiliki dampak yang lebih besar, terutama di kalangan generasi muda. 

Pembaruan E-Commerce
Pembaruan E-Commercehttps://www.ecommerceupdate.org
E-Commerce Update adalah perusahaan terkemuka di pasar Brasil, yang mengkhususkan diri dalam memproduksi dan menyebarluaskan konten berkualitas tinggi tentang sektor e-commerce.
BERITA TERKAIT

Terbaru

PALING POPULER

[persetujuan_cookie_elfsight id="1"]