Membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan sangat penting untuk menjamin tidak hanya penjualan, tetapi juga loyalitas, kepercayaan, dan rekomendasi yang baik. Lebih dari sekadar menawarkan produk atau layanan, yang tertinggal adalah pengalaman yang dibawa pelanggan. Berikut tujuh praktik yang disorot oleh konsultan bisnis Bruno Carvalho dos Santos, CEO dari agensi AMZMP, yang bergerak di bidang pemasaran dan hubungan pelanggan.
1. Dengarkan dengan saksama
Klien perlu merasa bahwa pendapatnya dihargai. Mendengarkan dengan sungguh-sungguh menghindari solusi yang distandarisasi dan membuka jalan untuk layanan yang dipersonalisasi,” jelas Bruno.
2. Jadilah transparan
Menurut ahli tersebut, menjanjikan di luar kemampuan yang dapat dipenuhi menimbulkan frustrasi. "Kejelasan mengenai tenggat waktu, harga, dan hasil memperkuat kredibilitas."
3. Ciptakan ikatan kepercayaan
Hubungan harus melampaui transaksi bisnis. Menunjukkan minat yang tulus pada kebutuhan pelanggan menciptakan ikatan yang meluas di luar pembelian.
4. Siap sedia
Menjawab dengan cepat dan mudah dijangkau mentransmisikan rasa aman. “Ketersediaan adalah salah satu faktor terbesar kepuasan pelanggan,” tegas Bruno.
5. Berikan solusi, bukan hanya produk
Lebih dari sekadar menjual, perlu ditunjukkan bagaimana solusi Anda berdampak positif pada kehidupan atau bisnis klien. Hal ini menambah nilai riil.
6. Ikuti pasca-penjualan
"Pasca-penjualan sangat menentukan. Menanyakan apakah pelanggan puas, menawarkan dukungan, dan menjaga kontak menunjukkan perhatian berkelanjutan," kata konsultan tersebut.
7. Berikan kejutan dengan tindakan kecil
Sikap sederhana, seperti mengucapkan terima kasih atas pilihannya atau mengirim pesan di hari-hari spesial, memperkuat ikatan dan memanusiakan hubungan.

