Para pemimpin yang hadir di NRF 2025, pameran ritel terbesar di dunia yang dimulai pada 12 Januari, di New York, menegaskan: Generatif Kecerdasan Buatan (AI) adalah salah satu topik terpanas saat ini.
Para pemimpin raksasa seperti Levi’s, Walmart dan Craig menyoroti dalam pembicaraan mereka bahwa ini adalah kunci nyata keberhasilan teknologi ini.
Beberapa CEO, CMO, wakil presiden telah menekankan pentingnya pengorganisasian dan investasi dalam data berkualitas, yang tersedia untuk mendorong AI di berbagai area.Hanya dengan cara itulah upaya seputar alat teknologi ini akan bergerak menuju keseluruhan bisnis, membawa manfaat nyata.
Tiga ‡ dari perjalanan data
Poin menarik lainnya dari debat Generative AI di pameran tersebut dikemukakan oleh Jennifer Acerra, wakil presiden Customer Insights di Walmart.Eksekutif tersebut mempresentasikan tiga “C” yang penting untuk perjalanan data yang sukses: rasa ingin tahu, kolaborasi, dan keberanian.
Keingintahuan, katanya, adalah mesin untuk mengeksplorasi peluang dari data. Kolaborasi tim memungkinkan penemuan menjadi kenyataan. Dan keberanian sangat penting untuk merangkul alat digital baru dan mengubah potensi masing-masing alat menjadi hasil nyata.
Dalam dinamika ini, juga jelas seberapa besar peran area teknologi telah berubah. CIO dan CTO tidak lagi hanya mendukung dan mengambil posisi strategis, berpartisipasi aktif dalam keputusan perusahaan.
Untuk alasan ini, ada pandangan yang semakin penuh perhatian pada pelatihan para profesional di sektor ini. Mereka perlu berkembang di luar lingkup teknis, memahami setiap kekhasan dan tujuan bisnis
Semua tren ini membuktikan semakin pentingnya teknologi untuk kesuksesan bisnis.NRF 2025 memperjelas bagaimana skenario ini, dipandu oleh AI dan data generatif, sudah menjadi kenyataan dan harus menjadi agen yang hebat untuk mempromosikan hasil transformatif di masa depan ritel.

