Sebuah studi terbaru berjudul “Loyalty and engagement trends 2024”, yang disiapkan oleh platform Tudo Sobre Investimentos (TSI), mengungkapkan bahwa konsumen lebih menuntut dan mencari keuntungan baik pribadi maupun kolektif untuk setia pada sebuah merek.
Survei tersebut mengidentifikasi empat tren utama untuk tahun 2024:
- Penyelarasan dengan nilai-nilai ESG (lingkungan, sosial dan tata kelola)
- Tindakan penargetan mikro dan interaksi yang dipersonalisasi
- Mata uang alternatif dan diferensial dari merek
- Ekosistem loyalitas
Konsumen semakin tertarik pada perusahaan yang mempromosikan inisiatif untuk masyarakat dan planet ini.Selain itu, 71% konsumen mengharapkan interaksi yang dipersonalisasi, menurut data McKinsey & Company yang dikutip dalam laporan tersebut.
CEO Alloyal Aluisio Cirino, pakar teknologi loyalitas, mengomentari tren: “Selain poin dan diskon, konsumen menginginkan pengalaman, manfaat yang dipersonalisasi, yang memenuhi kebutuhan, keinginan, dan keinginan mereka”. Dia menunjukkan bahwa 84,3% orang Brasil tidak menentang berbagi data mereka dengan perusahaan, selama ini menghasilkan program yang dipersonalisasi.
Studi ini juga menyoroti pentingnya“ alternatif” dalam membangun hubungan pelanggan yang lebih dalam, mengutip laporan Bond Brand Loyalty Report 2023/Visa.
Akhirnya, dokumen McKinsey & Company menyebutkan konsumen “nol”, yang peduli dengan masalah sosial-lingkungan.Cirino mencatat bahwa “produk dengan segel ESG tidak hanya menjual lebih dari pesaing tanpa sertifikasi, tetapi merek mereka cenderung lebih setia kepada pelanggan”.
Tren ini menunjukkan perubahan signifikan dalam pasar loyalitas, dimana perusahaan perlu beradaptasi untuk memenuhi permintaan konsumen baru pada tahun 2024 dan seterusnya.

