Pentingnya merefleksikan perubahan iklim tidak pernah sepenting ini. Dampak tindakan manusia terhadap lingkungan tercermin dalam peristiwa cuaca ekstrem, seperti kekeringan berkepanjangan, badai hebat, dan kenaikan permukaan air laut. “Pengaruh manusia telah menempatkan spesies kita dan planet kita pada dua lintasan eksponensial yang sama namun berlawanan – satu pertumbuhan eksponensial atas nama kemajuan manusia dan satu degradas eksponensial yang merugikan planet kita. Tidak satu pun dari lintasan ini dapat dipertahankan jika kita ingin berkembang, atau bahkan bertahan hidup, di pesawat ruang angkasa planet kita,” jelas penulis Australia Kathryn Sforcina dalam buku "Digitizing Sustainability – The Five Forces of Digital Transformation," yang tiba di Brazil melalui terjemahan baru dari PUCPRESS – penerbit Pontifícia Universidade Católica do Paraná (PUCPR).
Karya ini menawarkan analisis mendalam tentang kegagalan model keberlanjutan tradisional, mempertanyakan sistem dan proses yang telah membawa kita ke skenario saat ini. Alih-alih mengikuti pendekatan konvensional, Sforcina berpendapat bahwa praktik-praktik berkelanjutan yang telah diterapkan hingga saat ini belum menghasilkan hasil yang diperlukan untuk menghadapi tantangan lingkungan secara efektif. Penulis mengajukan bahwa solusi sejati terletak pada inovasi, menyoroti kekuatan teknologi sebagai kekuatan transformatif yang mampu mendorong perubahan nyata dan berkelanjutan.
Sforcina memperkenalkan konsep "keberlanjutan digital" dengan mengeksplorasi "lima kekuatan transformasi digital". Kekuatan-kekuatan ini, didorong oleh teknologi disruptif seperti kecerdasan buatan, internet of things, dan blockchain, memiliki potensi untuk merevolusi cara kita menghadapi tantangan lingkungan dan sosial. "Mendigitalkan keberlanjutan" lebih dari sekadar mendiagnosis masalah; buku ini juga menawarkan panduan praktis untuk tindakan. Penulis menguraikan arah utama bagi perusahaan, pemerintah, dan individu untuk memanfaatkan kekuatan teknologi guna membangun masa depan yang lebih berkelanjutan dan tangguh, menyoroti prioritas penting untuk transformasi nyata dan efektif. "Saya berpendapat bahwa, idealnya, teknologi digital dapat membantu kita menerapkan sistem operasi planet yang mampu menyeimbangkan persamaan keuntungan, manusia, dan planet," ungkapnya.
Dengan bahasa yang mudah dipahami dan menginspirasi, karya ini adalah bacaan penting bagi mereka yang ingin memahami peran krusial teknologi dalam membangun masa depan yang lebih hijau dan adil. Sforcina menawarkan alat-alat berharga untuk memberdayakan setiap individu agar menjadi agen perubahan, dengan menyatukan kearifan kuno, pengetahuan ilmiah, dan teknologi mutakhir, semuanya demi menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan, tangguh, dan seimbang.
Pada Kathryn Sforcina
Dengan pengalaman lebih dari dua dekade sebagai eksekutif C-Level di perusahaan-perusahaan besar, Kathryn Sforcina telah membangun jalur karier yang solid dan inovatif sebagai pengusaha serial. Sebagai pemimpin dari Mengubah Suku/Puak, sebuah firma konsultan manajemen yang ia dirikan, Kathryn memimpin sebuah revolusi dalam cara perusahaan dan organisasi terhubung dengan audiens dan tujuan mereka. Dengan mengintegrasikan kebijaksanaan leluhur dengan ilmu pengetahuan modern, dan koneksi manusia dengan teknologi yang sedang berkembang, ia membimbing perusahaan untuk menghadapi tantangan kompleks abad ke-21, menciptakan solusi yang mempromosikan dampak transformatif dan berkelanjutan.
Layanan:
**Mendigitalkan Keberlanjutan – Lima Kekuatan Transformasi Digital**
Penulis: Kathryn Sforcina
Penerbit: PUCPRESS
Informasi lainnya: www.pucpress.com.br

