Natal merupakan peluang penting bagi perdagangan, karena meningkatnya permintaan hadiah dan semangat perayaan yang mendorong konsumsi. Diperkirakan liburan ini akan menghasilkan penjualan sebesar R$ 69,7 miliar, menurut Konfederasi Perdagangan Barang, Jasa, dan Pariwisata Nasional (CNC).
Sebagian besar pergerakan ini diperkirakan berfokus pada perdagangan elektronik (e-commerce), karena banyak orang lebih menyukai belanja daring karena kemudahannya, beragamnya pilihan, dan kemungkinan mendapatkan harga yang lebih baik.
Dengan demikian, e-commerce menjadi saluran strategis bagi perusahaan, yang mampu memperluas jangkauan dan meningkatkan penjualan. Inilah saat yang krusial untuk memanfaatkan dan meraih keuntungan.
Untuk sukses memasuki dunia e-commerce, penting untuk memiliki perangkat yang mendukung seluruh proses, mulai dari mengiklankan produk dan layanan hingga layanan pelanggan dan dukungan purnajual. Di bawah ini, saya membagikan beberapa kiat yang saya yakini penting bagi siapa pun yang menginginkan hasil di luar penjualan tradisional.
1 – Gunakan solusi teknologi yang baik
Peralatan yang tersedia bagi peritel saat ini memungkinkan layanan pelanggan yang lebih cepat, misalnya. Bayangkan sebuah situs web yang mogok tepat di tengah puncak penjualan, atau pelanggan yang menunggu berjam-jam untuk mendapatkan respons di chat. Hal ini tidak hanya menyebabkan merek kehilangan pelanggan, tetapi juga dapat memengaruhi reputasinya. Dan mendapatkan kembali kepercayaan pelanggan yang frustrasi bukanlah tugas yang mudah.
Alat-alat lain, seperti sistem manajemen inventaris dan otomatisasi pemasaran, juga dapat menjadi sekutu sejati dalam perjalanan ini. Alat-alat ini membantu menghindari masalah klasik: produk yang tidak tersedia dan kampanye yang tidak tepat sasaran.
2 – Gunakan saluran layanan pelanggan sebagai sekutu.
Salah satu mitra hebat bagi perusahaan dalam tugas pertumbuhan melalui internet ini adalah API saluran layanan pelanggan digital, yang telah mengalami pertumbuhan signifikan dalam pemahaman dan penerimaan oleh perusahaan berbagai ukuran dan segmen di negara ini.
API adalah singkatan dari Application Programming Interface (Antarmuka Pemrograman Aplikasi). API adalah sistem yang memungkinkan integrasi komunikasi dari berbagai kanal, seperti WhatsApp, Instagram, dan Facebook, sehingga memudahkan pertukaran pesan dan informasi dengan konsumen melalui obrolan secara lebih lancar, cepat, dan personal. Data terbaru menunjukkan bahwa aplikasi seperti WhatsApp dan Instagram sudah menjadi metode layanan pelanggan pilihan bagi 64% pelanggan Brasil, yang menekankan pentingnya peran platform digital.
3 – Pahami pelanggan Anda
Memiliki sistem manajemen hubungan pelanggan (CRM) sangatlah penting. Sistem ini mengelola segalanya: riwayat interaksi, preferensi, dan bahkan pembelian sebelumnya. Sistem ini terintegrasi dengan API, memastikan tidak ada informasi yang hilang. Hal ini memungkinkan terciptanya pengalaman personal yang disesuaikan dengan selera dan kebutuhan setiap pelanggan dengan cara yang unik dan efisien.
Hasilnya? Personalisasi yang lebih baik, kampanye yang lebih terarah, dan komunikasi yang jauh lebih efisien dengan pelanggan Anda. Dan, percayalah, saat Natal, koneksi itulah yang membuat segalanya berbeda!
Dalam lingkungan yang dinamis seperti ini, memiliki mitra resmi Meta BSP (Penyedia Solusi Bisnis) sangat penting untuk memastikan pengalaman yang aman dan andal bagi bisnis dan pelanggan. Mitra ini, yang disertifikasi oleh Meta, menawarkan solusi yang menjamin perlindungan data, efisiensi operasional, dukungan berkelanjutan, dan pembaruan berkala. Hal ini menjaga strategi digital Anda tetap selaras dengan praktik terbaik dan inovasi pasar, memperkuat hasil, dan membangun kepercayaan dalam setiap interaksi. Memiliki teknologi yang tepat dapat menjadi kunci untuk meningkatkan penjualan, membangun loyalitas pelanggan, dan mengungguli pesaing.

