Pada rincian inilah perusahaan yang bekerja dengan e-commerce dapat unggul dari pesaing, mempertahankan pelanggan dan meningkatkan pendapatan. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan menjaga aliran pembayaran selama pembelian. Optimisasi pengalaman pelanggan setelah ia berada di fase pembayaran adalah penyesuaian kecil, tetapi yang membuat perbedaan besar. Potensi keuntungan tambahan mencapai 20%.
Penelitian penelitian baru dari Nuvei menunjukkan bahwa, secara umum, optimisasi proses pembayaran dapat menghasilkan pendapatan hingga 30% lebih tinggi di e-commerce, dan ini termasuk perbaikan pengalaman konsumen saat mereka membayar untuk pembelian mereka. Laporan tersebut menemukan bahwa 70% dari pengabaian keranjang belanja terjadi setelah pelanggan memasuki alur pembayaran. Ini menunjukkan peluang besar untuk penyesuaian juga di tahap ini. Artinya, tidak cukup hanya menawarkan produk dan layanan yang baik di situs yang ramah, misalnya: perlu memikirkan kelancaran pengalaman juga saat melakukan pembayaran.
Untuk meningkatkan kinerja transaksi dan meningkatkan tingkat konversi, perusahaan harus berusaha mengoptimalkan tiga poin: menghilangkan hambatan dalam proses pembayaran, menawarkan opsi pembayaran dan pembiayaan yang relevan, serta meminimalkan kesalahan transaksi.
Pembayaran dengan friksi rendah adalah hal yang fundamental.
Temuan lain dari laporan Nuvei adalah fakta bahwa 42% dari pembatalan terjadi ketika sistem e-commerce meminta pelanggan untuk memasukkan data pribadi dan informasi pembayaran. Salah satu cara untuk mengatasi kesulitan ini adalah dengan menerapkan fungsi pengisian otomatis melalui plugin peramban dan dompet digital, bersama dengan solusi pembayaran cepat, seperti Apple Pay atau Shop Pay. Inisiatif ini mengurangi beban pada pelanggan, menjadikan pengalaman lebih memuaskan.
Selain itu, memungkinkan konsumen untuk menyelesaikan pembelian dalam mode tamu dapat membantu dalam menangkap lebih banyak penjualan, karena mereka yang tidak merasa nyaman membuat akun cenderung melanjutkan dengan pembayaran.
Perlu dicatat bahwa pendekatan ini mengurangi jumlah langkah yang harus dilalui pembeli untuk menyelesaikan akuisisi produk atau layanan, menjaga niat beli mereka tinggi sampai transaksi selesai. Penelitian industri menunjukkan bahwa menghilangkan gesekan dari proses pembayaran dapat menyebabkan peningkatan 35% dalam konversi. Data ini menunjukkan dampak langsung dari pengalaman pembayaran yang disederhanakan untuk percepatan pendapatan.
Pilihan pembayaran dan pembiayaan yang cukup
Meskipun menawarkan berbagai opsi pembayaran memiliki keuntungan dan cenderung mengurangi tingkat pengabaian keranjang, kesimpulan dari laporan Nuvei menunjukkan perlunya pendekatan strategis. Ini karena terlalu banyak opsi dapat menyebabkan kelelahan keputusan, meningkatkan kompleksitas yang dirasakan oleh pelanggan terkait dengan proses transaksi.
Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih, menguji, dan memprioritaskan metode pembayaran yang sesuai dengan preferensi dan kebiasaan audiens target, serta menyesuaikan campuran pembayaran tergantung pada pasar. Poin penting lainnya adalah integrasi solusi pembiayaan fleksibel, seperti rencana cicilan atau opsi “beli sekarang, bayar kemudian” (BNPL, singkatan dalam bahasa Inggris), yang mendemokratisasi pembelian dengan nilai tinggi dan semakin mendorong konversi.
Proses yang cepat dan akurat untuk transaksi
Dalam survei Nuvei, hampir seperempat merek melaporkan bahwa pelanggan mereka meninggalkan keranjang secara permanen setelah pembayaran ditolak atau menerima pesan kesalahan. Lainnya 31% menyebutkan lambatnya transaksi sebagai salah satu umpan balik negatif yang paling umum mereka terima. Saat ini, referensi pasar utama menunjukkan bahwa konsumen berharap dapat menyelesaikan transaksi pembayaran di e-commerce dalam waktu kurang dari dua menit, sementara mereka memiliki toleransi yang rendah untuk pembayaran yang ditolak — 42% konsumen menjauh setelah mengalami kesalahan pembayaran.
Dengan demikian, untuk menyelaraskan diri dengan standar dan perilaku pelanggan ini, merek perdagangan elektronik perlu memastikan bahwa infrastruktur pembayaran mereka tidak hanya cepat: mereka juga harus skalabel dan akurat, tanpa kesalahan. Dalam hal ini, teknologi metode pembayaran adalah sekutu besar, dengan alat seperti mekanisme berjenjang, pembaru akun, dan redundansi kuat dari akuisitor di pasar sasaran, terutama selama musim puncak. Meningkatkan arsitektur sistem untuk mendukung waktu pemrosesan yang lebih cepat dan transaksi yang lebih dapat diandalkan dapat secara signifikan mengurangi biaya pengiriman dan meningkatkan pengalaman pembayaran. Dan pelanggan dengan pengalaman baik cenderung menyelesaikan pembelian dan, yang lebih penting, kembali untuk berbelanja.

